Jumat, 25 Maret 2016

Kesalahan dalam Penulisan Artikel

Kesalahan dalam Penulisan Artikel


Jalak Nias, Burung Kicau Jenis Omnivora Yang Populer

Berikut ini akan disampaikan mengenai burung Jalak Nias. Burung yang satu ini sangat populer di kalangan pecinta burung kicau. Tidak hanya itu, burung Jalak Nias juga sangat populer di kalangan petani. Keahliannya dalam memakan tanaman membuat menjadi musuh besar bagi para petani. Walaupun begitu burung Jalak tetap memiliki penggemar, bahkan penggemarnya juga cukup banyak. Jika dilatih dan dirawat dengan tepat, burung Jalak Nias dapat memiliki kicauan yang gacor. Oleh sebab itu, peminat burung Jalak Nias semakin hari semakin banyak.

Untuk perawatannya, burung Jalak Nias ini cukup mudah dibanding merawat burung lainnya. Secara umum perawatannya tidak jauh berbeda dengan perawatan burung lain. Untuk membedakan jenis kelamin burung yang satu ini cukup sulit dilakukan. Namun ada beberapa ciri yang dapat terlihat untuk membedakan jalak Nias jantan dan betina. Untuk Jalak Nias betina biasanya tidak mengepakkan jambulnya saat berkicau. Begitu juga sebaliknya, burung Jalak Nias jantan mengepakkan jambulnya saat berkicau.

Selain itu, ciri lain untuk membedakan jenis kelamin burung Jalak Nias dapat terlihat dari warna bulu. Untuk burung Jalak Nias jantan umumnya memiliki warna yang lebih tegas dan juga berkarakter. Serta burung Jalak Nias memiliki kuku panjang dan cantik yang menghiasi setiap jarinya. Ciri lain dapat dilihat dari gerakannya. Dimana burung Jalak Nias jantan memiliki gerakan yang lebih gesit dan cekatan. Dan untuk kicauan, burung Jalak Nias jantan memiliki kicauan yang lebih bervariasi. Tidak seperti Jalak Nias betina yang memiliki kicauan monoton. Dari ciri-ciri tersebut tentu saja Anda akan lebih mudah membedakan Jalak Nias betina ataupun jantan.

Burung Jalak Nias termasuk sebagai burung omnivora atau burung pemakan apa saja. Baik hewan ataupun tumbuhan, burung ini memakan yang ia sukai. Beberapa makanan favorit burung Jalak Nias yaitu jagung, jangkrik, padi dan biji-bijian lainnya. Makanan Jalak Nias memang cukup banyak sehingga memudahkan Anda untuk memberi makanannya setiap hari. Perawatan burung Jalak Nias tidak terlalu sulit untuk Anda lakukan. Bagi Anda yang memiliki burung Jalak Nias, Anda dapat memberinya jangkrik ataupun belalang. Beri saja 3 sampai 4 serangga tersebut setiap harinya. Agar burung Jalak Nias dapat hidup dengan sehat dan suaranya gacor, beri juga beberapa multivitamin.


Nomor
Kesalahan
Perbaikan
Analisa
1
Berikut ini akan disampaikan mengenai burung Jalak Nias
Berikut ini akan membahas mengenai burung Jalak Nias
Mengubah kesan tertentu bagi pembaca
2
gacor
Berfariasi / kombinasi suara yang beragam
Tak semua orang paham arti istilah ngacor , dan kata gacor memiliki makna yang beragam









Sabtu, 30 Mei 2015

Pentingnya Organisasi bagi Mahasiswa

 Pentingnya Organisasi Bagi Mahasiswa

Menjadi seorang mahasiswa bukanlah hal mudah, namun bisa dipermudah jika kita mau untuk menjalaninya dengan baik. Caranya, kita harus menjalankan kewajiban kita sebagai mahasiswa dengan semestinya. Menjadi mahasiswa jangan hanya sebatas mahasiswa biasa. Kita harus mengikuti arus pergaulan kampus, tentunya pergaulan yang memberikan dampak positif bagi perkuliahan kita.

Di kampus, kita harus bisa membiasakan diri untuk menunjukkan rasa sosial yang tinggi. Itu semua bisa diwujudkan dengan bergabung dengan organisasi-organisasi yang ada di kampus. Disana kita bisa menunjukkan bahwa kita mampu memberikan dampak yang baik di lingkungan kampus. Kita harusnya bisa menjadi contoh bagi rekan-rekan kita yang lain maupun junior yang akan bergabung nantinya.

Organisasi merupakan sesuatu yang tidak bisa dipisahkan dengan mahasiswa yang menimba ilmu di kampus. Organisasi sebetulnya sangat penting untuk kebaikan kita sebagai mahasiswa, namun kesadaran berorganisasi itu sangat minim dewasa ini. Sudah semakin berkurang tampaknya mahasiswa yang berminat untuk bergabung dengan organisasi-organisasi yang ada di kampus. Padahal, dengan berorganisasi kita mampu menemukan jati diri kita sesungguhnya sebagai kaum intelektual. Tidak hanya sekedar duduk dan mendengarkan dosen memberi perkuliahan, tetapi kita juga bisa merasakan kepuasan menjadi seorang pemimpin pada sebuah organisasi.

Dalam berorganisasi, kita bisa mengenal dunia kampus lebih luas. Misalnya, kita adalah seorang mahasiswa yang tidak terbiasa dengan pidato ataupun sering gugup ketika berbicara di depan orang ramai, dengan berorganisasi kita akan dibina untuk hal itu.

Setidaknya, keluar dari organisasi tersebut kita mampu untuk berbicara secara terbuka di depan orang banyak.

Aspek utama yang harus kita miliki dalam berorganisasi yaitu mental. Jika kita sudah punya mental untuk berlabuh pada sebuah organisasi, maka akan mudah bagi kita untuk melanjutkan perjalanan selanjutnya. Setelah itu barulah kita melaksanakan pembinaan dalam organisasi tersebut dengan baik. Berbeda dengan orang yang tidak pernah berorganisasi, jangankan untuk berbicara di depan orang ramai, berdiskusi dengan ruang lingkup yang kecilpun tidak sanggup rasanya untuk berpendapat.

Betapa pentingnya organisasi tidak mampu kita ukur secara formal, namun bisa kita rasakan dengan perasaan. Dahulunya kita hanyalah seorang yang pendiam dan jarang bergaul, setelah mencoba untuk berorganisasi maka kita bisa untuk mengeluarkan pendapat dan berbicara dengan tenang. Kita tidak lagi merasakan gugup atau gemetar melihat kumpulan orang yang akan mendengar apa yang akan kita ucapkan.
Penulis sendiri dahulunya tidak memiliki skill untuk berbicara sedikitpun. Namun, setelah merasakan hidup berorganisasi, maka terasa sangat membantu disaat perkuliahan.

Biasanya penulis hanya duduk-duduk dan mengobrol di belakang, namun setelah berorganisasi penulis lebih tertarik untuk duduk di bagian depan dan bertanya jawab dengan dosen bersama teman-teman lainnya. Itulah kira-kira gambaran yang mungkin bisa memotivasi mahasiswa di lingkungan kita ini memanfaatkan organisasi agar mampu menemukan jati dirinya sebagai mahasiswa.

Seorang mahasiswa akan mengarungi perjalanan panjang untuk meraih mimpinya sebagai seorang sarjana, kemudian mendapatkan pekerjaan yang layak tentunya. Begitulah kira-kira keinginan semua mahasiswa yang berjuang keras melewati perjalanan panjangnya selama duduk di bangku perguruan tinggi. Perjalanan panjang itu tidak boleh disia-siakan, karena kita harus bisa memanfaatkan segala hal yang baik untuk memberi hasil positif bagi diri kita sendiri. Akan lebih baik jika kita juga mampu memberikan dampak positif bagi orang lain.

Bagi mahasiswa yang belum menemukan jati dirinya sebagai seorang mahasiswa, maka berusahalah untuk bergabung dengan organisasi yang ada di kampus. Semua itu akan berguna untuk kelangsungan perkuliahan dan mampu menjalin persahabatan antara sesame mahasiswa di kampus. Janganlah menjadi mahasiswa seperti batu yang terselip dalam pondasi, yang hanya bertahan pada satu tempat berdiam. Sama halnya dengan mahasiswa yang hanya duduk di bangku kuliah tanpa memberikan umpan balik dalam perkuliahan.

Mungkin kita pernah mendengar istilah “mahasiswa kupu-kupu” yang artinya mahasiswa tersebut hanya datang untuk perkuliahan semata. Sementara untuk informasi lainnya yang ada di kampus tidak ia hiraukan jika tidak ada sangkut pautnya dengan mata kuliah. Sebaiknya, kita jangan mencontoh mahasiswa yang demikian. Hendaknya kita bisa menjadi mahasiswa sejati dan mampu memberikan dampak positif bagi kehidupan kita dengan berorganisasi di kampus.

Hal Penting dalam Berorganisasi


BEBERAPA HAL YANG PENTING DALAM ORGANISASI
ORGANISASI, yaitu merupakan kata yang seringkali kita dengar diberbagai tempat maupun kegiatan. Dalam berbagai kegiatan yang melibatkan orang banyak perlu adanya pembagian tugas pada para anggotanya sebagai upaya mengefektifkan kinerja organisasi yang bersangkutan. Sebab apabila tidak ada pembagian tugas yang benar, maka sebuah organisasi di bidang apapun tidak akan mampu mencapai tujuan yang diharapkan.
Ada beberapa definisi organisasi antara lain :

    Prof Dr. Sondang P. Siagian, mendefinisikan “organisasi ialah setiap bentuk persekutuan antara dua orang atau lebih yang bekerja bersama serta secara formal terikat dalam rangka pencapaian suatu tujuan yang telah ditentukan dalam ikatan yang mana terdapat seseorang / beberapa orang yang disebut atasan dan seorang / sekelompok orang yang disebut dengan bawahan.”
    Drs. Malayu S.P Hasibuan mengatakan “organisasi ialah suatu sistem perserikatan formal, berstruktur dan terkoordinasi dari sekelompok yang bekerja sama dalam mencapai tujuan tertentu. Organisasi hanya merupakan alat dan wadah saja.”
    Prof. Dr. Mr Pradjudi Armosudiro mengatakan “organisasi adalah struktur pembagian kerja dan struktur tata hubungan kerja antara sekelompok orang pemegang posisi yang bekerjasama secara tertentu untuk bersama-sama mencapai tujuan tertentu.

Dengan demikian jelaslah bahwa di dalam suatu organisasi perlu adanya kesamaan visi dan misi serta koordinasi yang harus terjalin terus menerus dengan baik antar para anggota maupun dengan pimpinan organisasi. Ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan demi kelancaran jalannya sebuah organsisasi tersebut, antara lain :

    Sebuah organisasi harus memiliki pimpinan dan bawahan,
    Perlu adanya kerja sama dan koordinasi yang baik,
    Memiliki Visi dan Misi yang menjadi tujuan organisasi,
    Adanya pembagian tugas dengan baik pada para anggotanya,
    Memahami mekanisme proses pelaporan dari anggota paling bawah sampai kepada pimpinan yang paling atas. Dengan kata lain, anggota paling bawah tidak diperkenankan memberikan laporan langsung kepada peminpin organsiasi paling atas tetapi wajib melalui kepala bagian (coordinator) masing-masing bidang.

Apabila beberapa ketentuan di atas dapat dipahami dan dijalankan dengan baik, maka sebuah organisasi bidang apapun akan mampu menjalankan tanggung jawabnya dengan baik sehingga tujuan organisasi mampu dicapai secara maksimal.

Jumat, 29 Mei 2015

Organisasi Dalam Perusahaan

Organisasi menurut Stoner adalah suatu pola hubungan-hubungan yang melalu mana orang-orang di bawah pengarahan manajer untuk mengejar tujuan bersama.

Organisasi itu sendiri menurut saya ialah suatu sekumpulan orang menjadi satu dalam kelompok yang bekerja untuk mencapai suatu tujuan dengan bersama-sama.

Suatu organisasi harus memuat 4 unsur utama, yaitu: 1) goals oriented (berorientasi tujuan) 2) Psychosocial system (sistem hubungan sosial) 3) structured activities 4) technological system.

Ciri-ciri organisasi ialah: 1) terdiri daripada dua orang atau lebih 2) ada kerjasama 3) ada komunikasi antar satu anggota dengan yang lain 4) ada tujuan yang ingin dicapai.

Organisasi dapat dilihat dengan dua cara berbeda, yaitu: 1) organisasi sebagai suatu sistem terbuka yang terdiri atas sub-sistem yang saling berkaitan, dan memperoleh input untuk diolah yang berasal dari lingkungan serta menyalurkan output hasil pengolahan ke lingkungan kembali 2) organisasi sebagai sekelompok orang yang berkerjasama untuk mencapai suatu tujuan bersama (Monir H. Thayeb). Suatu organisasi harus memuat 4 unsur utama, yaitu: 1) goals oriented (berorientasi tujuan) 2) Psychosocial system (sistem hubungan sosial) 3) structured activities 4) technological system.

Peran Organisasi dalam perusahaan itu ialah sangat penting, dengan adanya suatu organisasi pada perusahaan pasti perusahaan itu akan berjalan dengan lancar untuk mancapai suatu tujuan yang sama dan menjalankan salah satu unsur utama dalam organisasi yaitu Psycholocial System, dengan menjalankan unur tersebut akan  terbangunnya kekompakan antar para karyawan dan bosnya. Selain itu Manajemen ,Tata Kerja dalam perushaaan itu akan saling bekerjasama dengan baik dan kompak.

Organisasi Dalam PMI

Palang Merah Indonesia (PMI) adalah sebuah organisasi perhimpunan nasional di Indonesia yang bergerak dalam bidang sosial kemanusiaan


PMI selalu mempunyai tujuh prinsip dasar Gerakan Internasional Palang Merah dan Bulan sabit merah yaitu kemanusiaan, kesamaan, kesukarelaan, kemandirian, kesatuan, kenetralan, dan kesemestaan. Sampai saat ini PMI telah berada di 33 PMI Daerah (tingkat provinsi) dan sekitar 408 PMI Cabang (tingkat kota/kabupaten) di seluruh Indonesia.

Palang Merah Indonesia tidak memihak golongan politik, ras, suku ataupun agama tertentu. Palang Merah Indonesia dalam pelaksanaannya juga tidak melakukan pembedaan tetapi mengutamakan korban yang paling membutuhkan pertolongan segera untuk keselamatan jiwanya.


Suatu organisasi yang sangatlah penting dalam suatu perusahaan maupun seperti perhimpunan untuk mewujudkan suatu visi dan misinya ,harus dijalankan dengan segala penuh rasa kerjasama dan ikhlas.

Peran Organisasi Internasional PBB

 Organisasi menurut Stoner adalah suatu pola hubungan-hubungan yang melalu mana orang-orang di bawah pengarahan manajer untuk mengejar tujuan bersama.
erserikatan Bangsa-Bangsa atau disingkat PBB (bahasa Inggris: United Nations ataudisingkat UN) adalah sebuah organisasi internasional yang anggotanya hampir seluruh negara di dunia. Lembaga ini dibentuk untuk memfasilitasi dalam hukum internasional, pengamanan internasional, lembaga ekonomi, dan perlindungan sosial. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) adalah organisasi internasional Tujuannya adalah memfasilitasi kerjasama dalam hukum internasional, keamanan internasional, pembangunan ekonomi, kemajuan sosial, hak asasi manusia, dan pencapaian perdamaian dunia. PBB didirikan pada tahun 1945 setelah Perang Dunia II untuk menggantikan Liga Bangsa-Bangsa, untuk menghentikan perang antara negara, dan untuk menyediakan platform untuk dialog.

    Tujuan PBB Sebagaimana organisasi internasional, PBB merupakan organisasi yang sangat besar. Organisasi masyarakat bangsa – bangsa ini tentu mempunyai tujuan yang dapat kita lihat di dalam Pasal 1 Piagam PBB yaitu sebagai berikut:

    Menciptakan perdamaian dan keamanan internasional.
    Memajukan hubungan persahabatan antar bangsa berdasarkan asas – asas persamaan hak, hak menentukan nasib sendiri, dan tidak mencampuri urusan dalam Negara lain.
    Mewujudkan kerjasama internasional dalam memecahkan persoalan internasioanal di bidang ekonomi, social, kebudayaan, dan kemanusiaan.
    Menjadikan PBB sebagai pusat usaha dalam merealisasikan tujuannya.

Ø    Fungsi PBB
Fungsi PBB sebagai sebuah lembaga internasional dapat dilihat dari seberapa besar guna atau manfaat yang telah diberikan kepada masyarakat internasional. Sebagaimanasejarah kelahirannya, PBB diharapkan dapat menjalankan fungsinya, yaitu sebagai berikut.

     Fungsi proteksi, yaitu PBB berusaha memberikan perlindungan kepada seluruhanggota.
     Fungsi integrasi, yaitu PBB sebagai wadah atau forum untuk membina persahabatan dan persaudaraan bangsa – bangsa.3.
    Fungsi sosialisasi, yaitru PBB sebagai sarana untuk menyampaikan nilai – nilaidan norma kepada semua anggota.4.

Peran Organisasi Dalam Koperasi

Koperasi merupakan lembaga yang harus dikelola sebagaimana layaknya lembaga
bisnis. Di dalam sebuah lembaga bisnis diperlukan sebuah pengelolaan yang efektif
dan efisien yang dikenal dengan manajemen. Demikian juga dalam badan usaha
koperasi, manajemen merupakan satu hak yang harus ada demi terwujudnya tujuan
yang diharapkan.
Prof. Ewell Paul Roy mengatakan bahwa manajemen koperasi melibatkan 4 (empat) unsur yaitu: anggota, pengurus, manajer, dan karyawan. Seorang manajer harus bisa menciptakan kondisi yang mendorong para karyawan agar mempertahankan produktivitas yang tinggi. Karyawan merupakan penghubung antara manajemen dan anggota pelanggan (Hendrojogi, 1997).
Sebagai organisasi koperasi mempunyai tujuan organisasi yang merupakan kumpulan dari tujuan-tujuan individu dari anggotanya, jadi tujuan koperasi sedapat mungkin harus mengacu dan memperjuangkan pemuasan tujuan individu anggotanya, dalam operasionalnya harus sinkron.
Sebagai organisasi koperasi yang bergerak dibidang usaha guna memuaskan kepentingan anggotanya, koperasi mempunyai 5 persyaratan yang harus dipenuhi koperasi :
1. Adanya orang/subyek hukum pendukung hak dan kewajiban.
2. Adanya pengelola, pengurus, direksi
3. Adanya harta kekayaan yang terpisah/equity (permodalan)
4. Adanya kegiatan
5. Adanya aturan main berdasarkan prinsip koperasi
Struktur Organisasi Koperasi
Struktur organisasi koperasi dibentuk sedemikan rupa sesuai dengan idiologi dan strategi pengembangan untuk memperoleh Strategic competitiveness sehingga setiap koperasi boleh jadi mempunyai bentuk yang berbeda secara fungsional karena menyesuaikan dengan strategi yang sedang dikembangkan tetepi secara basic idologi terutama terkait dengan perangkat organisasi koperasi akan menunjukan kesamaan.